Strategi Pemko Tanjungpinang Bangkitkan Sektor Pariwisata Pasca PandemiBERITA LAINNYA
Strategi Pemko Tanjungpinang Bangkitkan Sektor Pariwisata Pasca Pandemi

Kota Tanjungpinang - Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar rapat koordinasi (rakor) Forkopimda, di ruang rapat Engku Putri Raja Hamidah, kantor wali kota Tanjungpinang, Kepri, Kamis (23/6/2022).

Rakor yang dipimpin Wali Kota Tanjungpinang, Rahma dan dihadiri pimpinan Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pemko Tanjungpinang membahas agenda terkait evaluasi pelaksanaan petugas HUT ke-77 Kemerdekaan RI, kesiapan destinasi wisata, dan kesiapan hewan kurban serta antisipasi PMK. 

Terkait kesiapan destinasi wisata kota Tanjungpinang dalam rangka menyambut kunjungan wisatawan pasca pandemi covid-19, Wali Kota Rahma mengatakan ada beberapa strategi untuk mendorong pemulihan pariwisata pasca pandemi. 

Pertama melihat peluang dengan dibukanya kembali pintu kedatangan wisatawan dari luar negeri ke kota Tanjungpinang. Apalagi, jalur transportasi baik dari Malaysia dan Singapore sudah mulai bergerak. 

"Sebagai daerah yang berdekatan dengan negara tersebut, tentu menjadi harapan besar turis Malaysia dan Singapore bisa kembali kunjungi Tanjungpinang," ucapnya. 

Selanjutnya, untuk mendongkrak kunjungan wisatawan harus dibarengi dengan even-even pariwisata. Sebab, wisatawan senang menyaksikan langsung festival-festival yang tidak ada di daerah mereka.

Misalnya festival minum kopi, di sini nanti akan disajikan beragam jenis kopi yang bisa dipilih dan dinikmati langsung oleh pencinta kopi.

Bisa juga, festival panjat pinang, mengingat nama kota Tanjungpinang itu identik ada pohon pinangnya. Ini bisa dilaksanakan pada momen perayaan Agustusan. Di samping itu juga sarana dan prasarana penunjang destinasi wisata. 

"InsyaAllah festival minum kopi dan festival panjat pinang ini bisa dimasukan ke dalam agenda pariwisata di tahuh depan," pungkasnya. 

Namun yang tak kalah penting dalam pariwisata itu adalah penguatan promosinya, sehingga banyak orang mengetahui spot-spot, even-even, dan destinasi pariwisata yang menarik untuk dikunjungi. 

"Kuatkan promosi pariwisatanya melalui berbagai platform digital agar kegiatan yang sudah direncanakan dengan luar biasa ini bisa diketahui masyarakat luas. Barengi juga dengan kolaborasi banyak pihak," pintanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Meitya Yulianty memaparkan pihaknya telah menyusun kalender even sebagai salah satu upaya penguat sektor pariwisata di kota Tanjungpinang. 

Beberapa even yang akan dilaksanakan seperti seminar hasil kasjian koleksi di museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah (SSBA) pada Juni ini, pentas seni iduladha pada Juli mendatang.

"Pada 1-5 Agustus akan digelar semarak museum dihatiku, pada September kegiatan belajar bersama di museum SSBA, dan di 28 Oktober akan dilaksanakan Kala Musika Suara Pemuda dan pameran temporer II Jalur Rempah," terangnya. 

Meitya menyebutkan, kunjungan wisatawan mancanegara pasca pandemi ini, tercatat pada bulan April 2022 sebanyak 526 orang dan pada Mei tercatat 1.047 orang. 

Jika melihat jumlah tersebut, dalam empat bulan terdapat peningkatan wisatawan mancanegara cukup pesat dibandingkan periode Januari s.d Desember 2021 yang hanya berjumlah 362 orang. 

"Tingkat hunian hotel juga mengalami peningkatan 10,47% pada periode Maret-Mei 2022 berbanding periode Maret-Mei 2021," pungkasnya. (Dinas Kominfo).

Foto : Dok. Prokopim



GALLERY KEGIATAN

DOKUMENTASI GAMBAR BELUM TERSEDIA

Gallery TerbaruGALLERY LAINNYA

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)

PPID atau Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi adalah Pejabat yang bertugas dan bertanggungjawab untuk melakukan pengelolaan dan pelayanan informasi publik, meliputi proses pengumpulan, penyediaan, pengklasifikasian, penyimpanan, pendokumentasian, dan pelayanan informasi beserta Dokumentasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah yang terdapat pada suatu Pemerintah Daerah dengan ketentuan yang berlaku.

SELENGKAPNYA

Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (PPK) Kota Tanjungpinang

Dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi sebagaimana diamanatkan melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2012 tentang Stranas PPK Jangka Panjang 2012-2025, pemerintah daerah wajib menyusun rencana Aksi Pencegahan dan pemberantasan korupsi yang diimplementasikan dan dimonitori setiap tahun. Sesuai Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan Tahun 2017, memerintahkan kepada seluruh Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah agar melaksanakan Aksi PPK. Kemudian ditindaklanjuti oleh Menteri Dalam Negeri dengan menerbitkan Surat Edaran Nomor 356/4429/SJ tanggal 21 November 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Pemerintah Daerah Tahun 2016 dan Tahun 2017. Oleh karena itu peran Inspektorat selaku verifikator dan Bapelitbang selaku pemegang username sangat penting guna mencapai peringkat lebih baik di Triwulan berikutnya.

SELENGKAPNYA