KPK Ingatkan Pegawai Pemko Tanjungpinang Tidak Terima GratifikasiBERITA LAINNYA
KPK Ingatkan Pegawai Pemko Tanjungpinang Tidak Terima Gratifikasi

Kominfo, Kota Tanjungpinang - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menyosialisasikan penerapan pengendalian gratifikasi kepada jajaran pejabat pemerintah kota Tanjungpinang, di aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, kantor wali kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (9/6/2021).

Selain sosialisasi dilakukan juga penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) komitmen kerjasama antara KPK dan pemko Tanjungpinang.

Pemeriksa Gratifikasi dan Pelayanan Publik Utama KPK RI, Muhammad Indra Furqon menjelaskan yang perlu dipahami seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) pemko Tanjungpinang adalah ada gratifikasi yang wajib dan tidak wajib dilaporkan.

Yang wajib dilaporkan harus diperhatikan karena ASN dan pejabat publik tidak pantas menerima sesuatu melebihi haknya.

"Mereka hanya bertugas menjalankan kewajiban, tidak berhak menerima selain itu," kata Furqon

Hal itu, lanjut Furqon, menjadi dasar dan harus disadari pejabat dan ASN di Tanjungpinang, termasuk masyarakat juga tidak perlu memberikan sesuatu untuk memperlancar urusan di pelayanan pemko Tanjungpinang.

"Jangan mancing-mancing untuk memberi sesuatu ke pegawai negeri. Jangan. Karena mereka sudah bekerja sesuai tugas dan tanggungjawabnya," pungkas dia.

Ini artinya, antara pemerintah dan masyarakat saling bekerjasama, pemerintah menghindari agar tidak menerima dan masyarkat tidak memberi sesuatu, sebab ASN sudah disumpah untuk menjalankan tugasnya.

"Selain dari gajinya tidak boleh diterima," tegas Furqon

Furqon menyebutkan gratifikasi itu merupakan sesuatu keniscayaan yang pasti diterima setiap hari, baik dari saudara maupun orang lain yang selanjutnya harus dipilah wajib atau tidak untuk dilaporkan.

"Gratifikasi bukan hal yang tabu, jika sebelum 30 hari kerja mereka lapor maka tidak ada masalah," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan sosialisasi ini penting untuk memberikan pemahaman gratifikasi berdasarkan perspektif hukum.

"Tadi, saya bersama OPD menandatangani komitmen untuk menolak gratifikasi," ucapnya.

Komitmen ini, kata Rahma, sudah dilakukan sejak lama. Apalagi, setiap tiga bulan sekali ada kopsugah yang mana kita selalu diberikan pencerahan dan beberap hal yang kita bangun komitmen untuk menolak grtifikasi.

"Menerima itu tentu ada sanksi. Namun, perlu kita pahami yang mana disebut gratifikasi menurut perspektif hukum," ucapnya. (Dinas Kominfo).



GALLERY KEGIATAN

DOKUMENTASI GAMBAR BELUM TERSEDIA

Gallery TerbaruGALLERY LAINNYA

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)

PPID atau Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi adalah Pejabat yang bertugas dan bertanggungjawab untuk melakukan pengelolaan dan pelayanan informasi publik, meliputi proses pengumpulan, penyediaan, pengklasifikasian, penyimpanan, pendokumentasian, dan pelayanan informasi beserta Dokumentasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah yang terdapat pada suatu Pemerintah Daerah dengan ketentuan yang berlaku.

SELENGKAPNYA

Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (PPK) Kota Tanjungpinang

Dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi sebagaimana diamanatkan melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2012 tentang Stranas PPK Jangka Panjang 2012-2025, pemerintah daerah wajib menyusun rencana Aksi Pencegahan dan pemberantasan korupsi yang diimplementasikan dan dimonitori setiap tahun. Sesuai Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan Tahun 2017, memerintahkan kepada seluruh Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah agar melaksanakan Aksi PPK. Kemudian ditindaklanjuti oleh Menteri Dalam Negeri dengan menerbitkan Surat Edaran Nomor 356/4429/SJ tanggal 21 November 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Pemerintah Daerah Tahun 2016 dan Tahun 2017. Oleh karena itu peran Inspektorat selaku verifikator dan Bapelitbang selaku pemegang username sangat penting guna mencapai peringkat lebih baik di Triwulan berikutnya.

SELENGKAPNYA